Kali ini saya akan memposting salah satu tugas kuliah saya yaitu integrasi Islam dalam mata pelajaran matematika bab garis dan sudut.
Sungguh Al-Qur'an memang sumber dari segala sumber ilmu, buktinya semua ilmu yang ada di dunia ini telah ada dalam Al-Qur'an yang turun 14 abad lalu, tak terkecuali ilmu matematika.
Artinya :
Hai orang-orang
beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam
majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.
Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang
yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.
Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Qs Al-Mujaddilah :11)
Uraian
Di dalam surat
Al-Mujaddilah ayat 11 diatas dijelaskan bahwa Allah meninggikan derajat
orang-orang yang beriman dan berilmu. Di dalam ilmu matematika pada bab Garis
dan Sudut kita mengenal beberapa jenis sudut seperti sudut lancip, sudut
siku-siku, sudut tumpul dan sudut lurus.
1. Sudut lancip adalah sudut yang kurang dari 90 derajat
2. Sudut siku-siku adalah sudut yang tepat 90 derajat
3. Sudut tumpul adalah sudut yang lebih dari 90 derajat
4. Sudut lurus adalah sudut yang tepat 180 derajat
Artinya semakin besar (tinggi) suatu sudut jika
melebihi 90 derajat maka akan membentuk sudut tumpul, jadi orang-orang yang beriman dan
berilmu adalah orang-orang yang mempunyai sudut tumpul karena Allah telah
meninggikan derajatnya, jika semakin kuat imannya dan semakin banyak ilmunya
maka orang tersebut akan mempunyai sudut lebih besar (tinggi) sampai mendekati 180 derajat atau bahkan bisa sampai 180 derajat sehingga orang tersebut mempunyai
sudut lurus dan Allah akan selalumeluruskan jalannya menuju surga. Begitupun Sebaliknya.
Demikianlah integrasi Islam dalam bab garis dan sudut, semoga bermanfaat dan dapat menambah keimanan kita semua, karena sungguh rugi jika kita belajar matematika tetapi keimanan kita tidak bertambah.
Terimakasih ^_^
Wassalamu'alaikum :-)

